RSS

Model Pembelajaran Lansung (Direct Instruction)

12 Mei

Pengertian Model Pembelajaran Lansung

Pengajaran langsung adalah model pembelajaran yang berpusat pada guru, yang mempunyai 5 langkah dalam pelaksanaannya, yaitu menyiapkan siswa menerima pelajaran, demontrasi, pelatihan terbimbing, umpan balik, dan pelatihan lanjut (mandiri).

Istilah lain yang juga sering digunakan untuk model pembelajaran lansung ini adalah Pengajaran Aktif (Good & Grows, 1985), Mastery Teaching (Hunter,1982) dan Explicit Intruction ( Rosenshine &Stevens,1986).

 Ciri-ciri Model Pembelajaran Lansung

  1. Adanya tujuan pembelajaran
  2. Adanya pengaruh model terhadap siswa
  3. Adanya prosesur penilaian hasil belajar
  4. Adanya sintaks atau pola keseluruhan dan alur kegiatan pembelajaran
  5. Adanya sistem pengolahan dan lingkungan belajar

Tahapan/Fase Model Pembelajaran Lansung

FASE-FASE PERILAKU GURU
1. Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, pentingnya pelajaran, mempersiapkan siswa untuk belajar
2. Presentasi materi ajar atau demonstrasi tentang keterampilan tertentu Guru menyajikan informasi tahap demi tahap atau mendemonstrasikan keteram pilan yang benar
3. Memberikan pelatihan Guru memberi bimbingan pelatihan
4. Memberikan umpan balik Mengecek apakah siswa telah berhasil melakukan tugas dengan baik dan memberi umpan balik
5. Memberi kesempatan untuk pelatihan lanjutan dan penerapan Guru mempersiapkan kesempatan melakukan pelatihan lanjutan, dengan perhatian khusus pada penerapan kepada situasi yang lebih kompleks dan kehidupan sehari-hari.

Lima prinsip dasar yang dapat membimbing guru dalam merencana sistem penilaian dalam model pembelajaran langsung

  1. Sesuai dengan tujuan pembelajaran
  2. Mencakup semua tugas pembelajaran
  3. Menggunakan soal tes yang sesuai
  4. Membuat soal sevalid (terukur) dan sereliabel (konsisten) mungkin

Tugas Perencanaan Model Pembelajaran Lansung

  1. Merumuskan tujuan Guru harus merumuskan tujuan pembelajaran yang relevan dengan kurikulum
  2. Memilih isi
  • Guru harus mempertimbangkan berapa banyak informasi yang akan diberikan pada siswa dalam kurun waktu tertentu.
  • Guru harus selektif dalam memilih konsep yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung

3. Melakukan analisis tugas

Dengan menganalisis tugas, akan membantu guru menentukan dengan tepat apa yang perlu dilakukan siswa untuk melaksanakan keterampilan yang akan dipelajari

        4. Merencanakan waktu

Guru harus memperhatikan bahwa kurun waktu yang disediakan sepadan dengan kemampuan dan bakat siswa, memotivasi siswa agar mengerjakan tugas dengan perhatian yang optimal

Keunggulan Model Pembelajaran Lansung

  1. Siswa dapat mengetahui tujuan-tujuan pembelajaran secara jelas.
  2. Waktu untuk berbagai kegiatan pembelajaran dapat dikontrol dengan ketat.
  3. Guru dapat mengendalikan urutan kegiatan pembelajaran.
  4. Terdapat penekanan pada pencapaian akademik.
  5. Kinerja siswa dapat dipantau secara cermat.
  6. Umpan balik bagi siswa berorientasi akademik.

REFERENSI

Kardi, Suparman dan M. Nur.   2000.  Pengajaran Langsung, UNESA University, Press Surabaya

Lufri. 2007. Strategi Pembelajaran Biologi, Teori, Praktek dan Penelitian. UNP Press: Padang

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 12 Mei 2011 in Pendidikan

 

Tag: , , ,

2 responses to “Model Pembelajaran Lansung (Direct Instruction)

  1. kangazzetjogja

    12 Mei 2011 at 13:22

    Wah, makasih banyak ya… atas berbagi ilmu pengetahuannya tentang pendidikan seperti ini. Semoga pendidikan kita semakin maju dan berkualitas.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: