RSS

Mutiara Kata

15 Mei

When one door of happiness closes, another opens. But often we stare so long at the closed door that… We’ll soon realize that the open door, for however long it was opened, is now closed too. Ketika satu pintu kebahagiaan menutup, yang lain membuka. Tetapi sering kita menatap lama di pintu yang tertutup itu… Mereka akan segera menyadari bahwa pintu itu terbuka, karena bagaimanapun ia merindukan akan telah dibuka, kini tertutup juga.

There are moments in life when you really miss someone. And you wish you could just pluck them from your dreams… And just hug him or her for real! Ada saat dalam hidup ketika kamu benar-benar kehilangan seseorang. Dan kamu ingin kamu bisa mencabut mereka dari mimpi mu. Dan hanya memeluknya untuk kenyataan!

Maybe, GOD wants us to meet a few of the wrong people before meeting the right ones. So, when the right ones come along, we’ll know how to be grateful and thankful for the gift. Barangkali, TUHAN ingin kita untuk bertemu dengan beberapa orang-orang yang salah sebelum bertemu orang-orang yang benar. Maka, ketika orang-orang yang benar yang datang, kita akan mengetahui bagaimana cara jadilah yang berterimakasih dan berterima kasih untuk hadiah.

You’ve experienced true love if: you’ve taken away the feelings, taken away passion, and taken away romance… Only to find that after all that, you still care! Kamu telah mengalami cinta benar jika: kamu telah membawa perasaan, penderitaan, dan romans… Hanya untuk temukan bahwa setelah semua, kamu masih mempedulikan!

If someone loves you, love them back. If someone hurts you, love them back unconditionally… The irony is not that love hurts sometimes, it’s the fact that the cut of each is felt equally as deep. Jika seseorang mencintai kamu, cintailah mereka kembali. Jika seseorang menyakiti kamu, cintailah mereka kembali tanpa syarat… Ironi bukanlah cinta itu luka kadang-kadang, adalah fakta bahwa yang memotong dari tiap yang dirasakan dengan begitu dalam.

The best kind of friend is the one that you could sit on a porch and swing with, and never say a word… Then get up and walk away feeling like it was the best conversation you’ve ever had. Jenis teman yang terbaik teman itu adalah kamu bisa duduk dalam suatu serambi dengan mengayun, dan tanpa mengatakan suatu perkataan… Kemudian bangun dan berjalan pergi dengan perasaan yang terbaik seperti percakapan yang telah kamu ketahui/punyai.

The happiest of people don’t necessarily have the best of everything in life… Perhaps they’re just good at making the best of most everything that life brings along their way. Kebahagian seseorang tidak menbutuhkan yang terbaik segalanya dalam hidup… Barangkali mereka hanya saja ahli dalam melakukannya sebaik mungkin kebanyakan hidup semua hal yang membawa perjalanan mereka.

It’s also true that we never know what we’ve been missing until something or someone else arrives. It’s true that we never know what we’ve got until we lose it… Adalah benar juga bahwa kita tidak pernah mengetahui apa yang telah hilang dari kita sampai sesuatu atau orang lain tiba. Adalah benar bahwa kita tidak pernah mengetahui apa yang mereka telah mendapat sampai mereka kehilangan itu…

It hurts to love someone and not be loved in return. It’s even more painful to love someone and…Never find the courage to let that person know just how it is you feel. Itu menyakiti untuk mencintai seseorang dan tidak mencintai sebagai balasan. Adalah lebih menyakitkan lagi untuk mencintai seseorang dan… Tidak pernah temukan keberanian untuk biarkan bahwa orang tersebut mengetahui sekedar bagaimana [yang kamu rasakan].

A careless word may kindle strife. The cruel word usually wrecks a life. Timely words help level stress… But, it’s loving words that heal and bless. Suatu perkataan teledor bisa menyalakan perselisihan. Perkataan yang kejam pada umumnya merusak suatu hidup. Terkadang perkataan dapat membantu tingkat tekanan… Tetapi, adalah kata-kata penuh kasih yang menyembuhkan dan memberkati.

Giving love is no assurance love will be returned. So don’t expect it. Wait for it to grow in the other’s heart… Just in case it doesn’t, be content in knowing that the love was able to grow in yours. Memberi cinta adalah tidak ada jaminan cinta akan jadi dikembalikan. Maka jangan harapkan itu. Biarkan ia berkembang dalam hati yang lain … Berjaga sekiranya itu tidak, menjadi berguna di dalam pengetahuan bahwa cinta bisa berkembang dalam dirimu.

Tender moments aren’t really tender at all. They are some of the few times… When things like pride and gender are swallowed and we allow ourselves emotional, spiritual, and physical happiness. Terkadang momen lembut tidak benar-benar lembut sama sekali. Mereka adalah sebagian dari minoritas waktu… Ketika hal-hal seperti kebanggaan dan jenis kelamin ditelan dan kita mengijinkan diri kita untuk emosional, rohani, dan kebahagiaan fisik.

Never say goodbye if you still want to try. Never give up when there’s hope to go on. Never say you don’t love them… If you know that you’re the one that can’t let go. Jangan pernah ucapkan selamat tinggal jika kamu ingin mencoba. alan jika kamu namun ingin mencoba. Jangan pernah menyerah ketika ada berharap untuk terus-kan. Jangan pernah katakan kamu tidak mencintainya… Jika kamu mengetahui bahwa kamu adalah satu yang tidak bisa melepaskan.

If you have GOD in your life, food on your table, a roof over your head, clothes on your back, Reasonable income and, love and faith in your heart… Be happy and glad. For anything else that life can offer is nothing more than La-La. Jika kamu mempunyai TUHAN di dalam hidup mu, makanan pada atas mejamu, suatu atap di atas kepala mu, pakaian diatas punggungmu, pendapatan layak dan, cinta dan iman di dalam hatimu… Bahagia dan gembira. Karena yang lain-lain yang penawaran kaleng hidup tak lain hanya La-la

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 15 Mei 2011 in Motivasi

 

Tag: , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: